Breaking News
Home / Kesehatan / 5 Cara Mengatasi Stress

5 Cara Mengatasi Stress

Kenapa stres ini harus di atasi? Karena stress ini menjadi akar sumber dari berbagai macam penyakit lain, misalnya kita stress kemudian  memakan banyak donat akan terkena diabetes dan  obesitas, ataupun tekanan darah kalian meningkat saat kalian stress akan terkena hipertensi, bisa jadi struk, jantung, dll.

            Stress menurunkan imunitas tubuh kita karena lebih rentan terkena berbagai macam infeksi dari luar menurut WHO di bilang dia adalah ‘’Health epidemic on the 21st century’’ karena itulah stress haus kita atasi. Sebelumnya yang harus kita tahu stress itu apa sih? Stress adalah suatu responfisologis tubuh terhadap situasi fisik dan emosionalyang tidak di inginkan. Jadi keadaan-keadaan yang membuat kita baik secara fisik maupun emosional itu harus beradaptasi di sebut dengan stressor. Sebagai contoh ketika ingin ujian akan tetapi kita belum belajar, deadline pekerjaan yang mepet itu semua membuat kita pusing, itulah stressor yang membuat kita berada dalam kondisi stress, tubuh merespon stress ini dengan 2 jalur :

  1. HPA Axis (Hipothalamus pituitary Adrenal Axis)

Tubuh akan merespon dengan mengeluarkan kortisol (hormone stress)

  • Aktifasi system (saraf simpatetik)

Tubuh akan menghasilkan hormone  Hormon adrenalin dan noadenalin

Jadi apa yang kita rasakan salama stress :

  1. Kita akan merasakan detak jantung menjadi lebih cepat dari biasanya atau biasa di sebut deg-degan
  2. Tekanan darah meningkat

Oleh karena itu pelu adanya teknik untuk mengatasi stress  ini  yang terjangkau :

  1. Latihan pernapasan (Breathing Excecises)

            Kenapa latihan penapasan ini bisa menurunkan stress? Karena ketika kita melakukan pernapasan kita akan merasa lebih relax, kita akan mengambil napas lebih lambat, frekuensi pernapasan akan menurun, ia akan memaksimakalkan oksigen yang diambil, paru-paru kita akan mengembang, selain itu dia juga bisa menurunkan aktifitas saraf simpatetik dan meningkatkan saraf parasimpatetik , dia kan lebih seimbang dimana hal ini baik untuk kesehatan emosional kita

            Cara melakuan pernapasan ini yaitu dilakukan setiap pagi ketika kita bangun tidur atau kapanpun kita merasa tiba-tiba hectic ataupun panic, duduk dengan tenang atau berbaring lalu tarik napas sebanyak  4x hitungan melali hidung kemudian buang napas secara perlahan-lahan sebanyak 6 sampai 9 kali hitungan melalui mulut hingga udara di paru-paru habis.

  • Music

            Menurut penelitian music terbukti menurunkan kortisol sebagai respon tubuh terhadap stress. ketika seseorang mendengarkan music maka berbgai bagian otak akan teaktifasi secara bersamaan teruma bagian otak kanan, ia kan membuat kita akan merasakan emosional experience seperti kita akan merasakan bahagia ketika mendengarkan lagu tersebut.

  • Massage (Pijat)

Menurut penelitian, efek dari pijatan ada 2 yaitu :

  • Efek relaksasi

Yaitu akan menurunkan saraf simpatetik danmeningkatkan saraf paasimpatetik

  • Efek stimulasi

Yaitu tekanan-tekanannya atau pijatan akan menstimulasi saraf di kulithingga ke otak besar selain itu rangsangan mekanik akan menyebabkan relaksasi otot dan pelebaran pembuluh darah sehingga peredaran darah kita akan menjadi lancar.

            Untuk mendapatkan efek relaksasi di perlukan durasi waktu 25 menit.

  • Aromatherapy lavender

           Penggunaan lavender oil untuk aromatherapy telah terbukti mampu menurunkan tingkat stress, kecemasan, juga dapat memperbaiki mood. Menurut beberapa subject penelitian jika kita telah menghirup lavender oilhasil tes dari functional M Ar mereka menunjukan adanya aliran darah ke korteks otak yang lebih tinggi, artinya aliran darah akan lancar oksigen yang ke otak pun lebih banyak dan kita akan merasa lebih relax dan tidak tegang dan tidak stress

  • Olahraga

            Banyak sekali manfaat dari olahraga diantaranya : mencegah berbagai penyakit kronis, melancarkan peredaran darah, membuat kulit sehat, meningkatkan metabolisme, meningkatkan daya ingat, dll. (Adibah Al Khoeriyah)