Breaking News
Home / Oase / Anak Sebagai Qurrota A’yun

Anak Sebagai Qurrota A’yun

Anak adalah anugerah terindah sekaligus amanah (titipan) yangAllah berikan kepada setiap orang tua. Oleh karena itu, orang tua hendaknya memperhatikan kebutuhan dan perkembangan anak-anaknya, agar mereka tumbuh menjadi anak yang sehat, baik jasmani maupun rohani, dan barakhlaqul karimahserta memiliki intelegensi yang tinggi.

Anak dapat membuat senang hati kedua orang tuanya, apabila anak tersebut berbakti kepada mereka, serta taat dalam menjalankan ibadahnya. Namun anak juga dapat membuat susah kedua orang tuanya apabila anak tersebut tidak berbakti kepadanya, serta tidak taat beribadah, apalagi kalau sampai terlibat atau tersangkut dalam masalah kriminalitas atau kenakalan remaja yang lain.

Anak sebagai penyejuk mata (Qurrota A’yun) atau penyenang hati manakala anak dapat menyenangkan hati dan menyejukan mata kedua orang tuanya. Apabila disuruh untuk beribadah, seperti shalat, mereka segera melaksanakannya dengan suka cita. Apabila diperintahkan belajar, mereka segera mentaatinya.

Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘Anhu  berkata: “Qurrota a’yun maksudnya adalah keturunan yang mengerjakan ketha’atan, sehingga dengan ketha’atannya itu membahagian orang tuanya di dunia dan akhirat.”

Keturunan yang tha’at pada Allah akan menyenangkan orang  tua dan berbakti dan pelayanannya. Akan menyejukkan hati orang tua dan keluarga dengan membacakan dan mengajarkan mereka Al-Quran dan as-Sunnah. Keturunan yang taat pada Allah juga lebih bisa diharapkan menjaga keutuhan keluarga di atas agama yang mulia ini dan lebih bisa diharapkan doanya dikabulkan Allah untuk kebaikan orang tua dan keluarga.

Hal ini Allah jelaskan dalam surat Al Furqon ayat 74, yang artinya:

“Dan orang-orang yang berkata” Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

Anak-anak yang baik budi pekerti dan akhlaknya, ucapannya santun dan tingkah lakunya sangat sopan, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi merupakan salah satu sikap Qurrota a’yun.

Tentunya dibalik lahirnya sesosok generasi Qurrata A’yun adaperan orang tua yang luar biasa dimana mereka dengan fitrah kasih sayang dan ketulusannya dapat mencetak generasi luar biasa untuk agama dan bangsa ini.  Sesosok yang tentunya paling berpengaruh adalah ia yang bernama Ibu. (Hana NJ)