Breaking News
Home / Artikel / Jangan Abaikan Aktivitas Fisik Ringan Untuk Kesehatan

Jangan Abaikan Aktivitas Fisik Ringan Untuk Kesehatan

Bicara soal fisik yang baik untuk kesehatan tubuh, mungkin kita mengira yang terbaik harus olahraga rutin, lebih baik lagi di gym, dengan intensitas tinggi. Hmm, nyatannya ini tak selalu benar. Pasalnya, aktiviyas fisik seperti berjalan kaki, membersihkan rumah, atau naik turun tnagg bisa berdampak baik terhadap kesehatan juga, lho!

                Dilansir dari laman  Timeline, aktivitas fisik yang ringan dilakukian secara konsisten juga bisa meningkatkan kesehatan fisik dank mental kita.

                Di Amerika Serikas (AS), panduan aktivitas aktivitas fisik yang dikeluarkan oleh pemerintah federal baru saja diperbarui sejak 2008. Panduan ini mendesak orang dewasa untuk melakukan aktivitas Aerobik selama 75 menit setiap minggu, ditambah sesi pengutan otot seperti angkat beban atau yoga dua kali seminggu. Namun, tercatat hanya 23 persen warga AS yang melakukannya.

                Bahkan, menurut sebuah studi, seperempat warga AS duduk lebih dari 8 jam per hari. Karena inilah, dalam panduan terbaru ditambahkan anjuran untuk mengurangi duduk dan lebih banyak bergerak, tak peduli bergerak, tak peduli jenis geraknnya atau berapa geraknnya.  Ini dapat membantu meningkatkan kesehatan dan manfaatnya bisa dirasakan secara signifikan.

                Belum lama ini, ada studi yang menemukan bahwa aktivitas yang tak pernah kita kira merupakan bentuk dari latihan fisik – seperti menjalankan tugas atau membersihkan kamar mandi – bisa bikin panjang umur. Kemudian, salah saru web KlikDokter.com dibahas bawaha dalam sebuah studi yang melibatkan lansia wanita yang diterbitkan tahun lalu dalam “Journal of The American Gariartrics society”,  jika melakukan aktivitas ringan selama 30 menit, reiko kematian dini menurun 12 persen dibandingkan mereka yang gaya hidupnnya sedenter ( lebih banyak duduk dan sedikit berolahraga)

                Adapula studiyang menemukan bahwa di antara pada pria dewasa lebih tua, setiap tambhaan 30 menit akticitas fisik ringan, seperti berjalan kaki dan berkebun, dapat menurunkan risiko kematian dini lebih 70 persen.

                “Bahkan, memilih untuk berdiri ketimbang duduk dikereta atau berja;an kaki lebih menyehatkan daripada sekedar duduk dan tidak melakukan apa-apa”. Kya Jacque Ckrockford, personal trainer bersifat dari American council and Exercise.

                Pasalnya, sering bergerak sangat berkaitan erat dengan berat badan yang ideal, kualitas kesehatan yang lebih baik, dan masa hidup yang lebih panjang. Inilah kenapa para pegiat hidup sehat  kini lebih memilih untuk menggencarkan seruan untuk aktif bergerak, ketimbang fokus pada olahraga berat tertentu,  yang tak semua orang bisa melakukannya. Contohnya adalah kelompok lansia atau orang-orang dengan kondisi medis tertentu.

                Lagipula, meski tahu bahwa tubuh butuh olahraga dan tetap bergerak aktif, pada dasarnya tiap orang inin aktivitas fisik yang nyaman dan tak menyulitkan mereka. Jadi, orang tak menjadi malas untuk terus berolahraga dan bisa tetap semangat.

                Meski demikian, bukannya olahraga intensitas sedang dan tinggi tak bermanfaat, ya! Olahraga ini tetap menyehakan. Namun, jangan sampai latihan yang berat ini malah membebani pikiran kita, menjadikan kita stress atau tertekan, sehingga manfaatnya tak bisa kita rasakan secara optimal.

                Daripda memaksakan olahraga berat tetapi kita selalu merasa stress dan terbenabni saat melakukannya, lebih baik dilakukan aktivitas fisik ringan ditambah dengan kegiatan menikmati alam. Misalnya, berjalan kaki dikebun rasa, panjat tenbing, atau aktivitas apa pununtuk menyehatkan tubuh dan pikiran.

Setelah membaca penjelasan diatas, jangan lagi sepelekan Aktivutas Fisik Ringan untuk kesehatan kita. Jika selama ini kita termasuk orang yang sering duduk padahal tak sedang sakit apapun  mulailah lebih sering bergerak lebih aktif sebelum beralih melakuakn olahraga dengan intensitas lebih berat. Sebab, tidak ada aktivutas apapun yang berbuah baik jika tidak dilakukan secara bertahap dan konsisten, termasuk olahraga. (Fitria Ningsih)