Home / Oase / Kajian Dakwah Secara Online

Kajian Dakwah Secara Online

Video dakwah yang telah tersebar di media sosial sangatlah banyak, namun kebanyakan umat muslim menyalah gunakan adanya video dakwah tersebut, tanpa sengaja. Sehingga video dakwah yang awalnya baik terkadang berdampak buruk, media dakwah online seperti Instagram atau Youtube merupakan media yang sangat efektif dan digandrungi oleh kawula remaja saat ini. Sehingga banyak sekali kita temui aktivis dakwah mulai gencar mensyiarkan/ mendakwahkan islam melalui media sosialnya masing-masing.

Secara umum, definisi dakwah yang dikemukakan para ahli menunjuk pada kegiatan yang bertujuan perubahan positif dalam diri manusia. Perubahan positif ini diwujudkan dengan peningkatan iman, mengingat sasaran dakwah adalah iman. Karena dalam islam dakwah seringkali memberikan solusi Islam dalam berbagai masalah dalam kehidupan. Untuk itu dakwah harus dikemas dengan cara yang menarik dan tampil secara aktual, faktual dan kontekstual.

Salah Satu contohnya adalah youtube. Dengan youtube banyak hal yang dapat dibagikan seseorang untuk melakukan banyakhal serta berbagai cara dan konten bagaimana mereka menyebarluaskan suatu agama seperti Islam. 
Berikut ini beberapa alasan dan mengapa youtube memberi pengaruh serta digunakan sebagai media dakwah.

1. Ekonomis
Media youtube dan intagram sangatlah ekonomis sekali, instan media media ini dapat diakses oleh jutaan umat islam, bahkan belakangan ini ada fitur “tonton nanti”. Sehingga media ini sangat sering dikunungi oleh penggunanya.

Namun, jika kita kembali kepada sisi lainnya, media ini sangatlah kurang efektif, karena kajian dakwah ataupun ceramah sebaiknya kita yang mendatangi langsung, sehingga turunlah malaikat di dalam halaqoh kita. Dan membersamai selama kajian itu berlangsung. Rahmat Allah turun didalamnya.

Langkah kitapun akan menjadi pahala, juga niat yang bergumul tinggi membuahkan pahala, namun jika kita mendengarkannya melalui youtube atau pun instagram, langkah kita sangatlah pendek untuk gadget kita, belum lagi berdatangan notifikasi pesan masuk dari akun media sosial kita yang lainnya, sehingga banyak yang tidak fokus dan tidak mendapatkan ilmu yang disampaikan dengan sempurna.

2. Interaktif
Timbulnya diskusi melalui media yuotube maupun instagram yang mampu berjalan dengan lancar, jika tidak dihalangi oleh spam (sampah iklan maupun notifikasi) ataupun kuota habis. Sering kali video-video tersebut menayangkan isinya saja, tidak untuk tanya jawabnya, sedikit sekali video-video yang di unggah di media sosial menayangkan keseluruhan dari suatu kajian tersebut.

Ini merupakan hal yang sangat kurang efektif, karena bagi pendengar kajian media online tidak dengan puas menanyakan keganjalan ataupun pertanyaan yang timbul saat mendengarkan video kajian online tersebut.

3. Praktis
Media youtube ini sangatlah praktis sekali bagi para aktivis dakwah yang ingin tetap mensyiarkan agama islam melalui media tersebut, mulai dari anak anak sampai kalangan dewasa pun mampu mengaksesnya dengan mudah. Asalkan ada paket data internet maupun sinyal jaringan.

Namun, sadarkah kita. Bahwa interaksi kita dengan gadget akan lebih sering, karena Pemakaian gadget terlalu lama, namun jangan sampai interaksi sosialnya terabaikan yah. Karena bisa jadi interaksi sosial lebih bermanfaat daripada berlama-lama di depan lahar gadget ataupun laptop.

4.Sheareable 
Fitur youtube memiliki fasilitas link HTML, Embed kode video dakwah yang dapat di sheare di jejaring sosial seperti facebook, twitter dan juga blog/website. Sangat mudah sekali untuk copy paste kemudian share. Hanya dengan hitungan detik bahkan menit saja kita sudah bisa mendapatkan video yputube yang kita mau, melalui alamat link yang kita miliki.

5. Potensial
Media youtube dan intagram merupakan situs populer yang paling banyak peminatnya di dunia, sangat berpotensial untuk aktivis dakwah yang ingin tetap berdakwah melalui media sosial.

Namun, semua itu tetap kembali kepada diri kita msing-masing, akankah kita berinteraksi lebih lama melalui media digital ataupun mendatangi halaqoh dakwah secara visual? 

Semuanya memiliki kelebihan dan kekuranganya masing-masing, tingggal kita yang bijak memilih diantara keduanya, karena sekrang dakwah lebih mudah, daripada zaman Rasulullah, tantangan dakwah itu sendiri pun berbeda, menyesuaikan seperti masanya, bukan kita yang membuat msalha dalam dakwah kita sendiri. (Hilda Islami Ahza)

Referensi buku: Majelis bersama Rasulullah SAW
Pennulis: DR. Adil bin Ali asy-Syafi
Penerjemah: Muhammad Iqbal Ghazali, Ma