Breaking News
Home / Feature / Sabar Untuk Meraih Kesuksesan

Sabar Untuk Meraih Kesuksesan

Adakah yang tidak menginginkan kesuksesan? Tentunya  ingin sekali menjadi orang yang sukses. Namununtuk mencapai kesuksesan tersebut tidaklah mudah, semua butuh proses yangharus dijalani dengan kesabaran. Tanpa adanya kesabaran tersebut, mungkin sajakesuksesan yang inginkan tidak tercapai.

Kesabaran adalah kata yang indah dan mudah diucapkan, tapi ternyata tidak banyak orang yang mampu melakukannya. Derajat kesabaran ini membedakan hidup orang sukses dengan orang gagal dalam aktivitas di hidupnya. Termasuk di dalamnya berlaku juga pada dunia kerja di mana pun. Pantas saja seorang bijak pernah mengatakan, Orang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Ia memandang kehidupan sebagai peluang untuk mencapai kesuksesan.

Kesuksesan juga merupakan sebuah hadiah atau hasil dari upaya yang dilakukan secara konsisten yang dibina melalui kesabaran. Satu pernyataan indah yang bisa dirangkum dari kesabaran yang diungkapkan oleh Arvan Pradiansyah dalam bukunya The 7 Laws of Happiness yang menyatakan “Sabar adalah kunci segala-galanya. Sabar adalah kunci kesuksesan. Sabar adalah kunci kebahagiaan. Sabar adalah inti dan esensi menikmati hidup ini.”

Islam menginginkan kesuksesan dunia akhirat, juga kesuksesan yang dicapai tidak saja untuk meraih hal-hal yang bersifat materi saja, tapi juga yang non materi. Seorang muslim melakukan kesabaran selalu demi mencapai keridhoan-Nya dan demi tujuan dunia akhirat. Allah berfirman dalam ayat-Nya:

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu sukses” (Q.S Ali Imran:200)

Kesabaran memang sudah menjadi tabiat seorang mukmin sejati. Rasulullah SAW pernah bersabda :

“Sangat mengagumkan kondisi orang mukmin, sebab segala keadaannya untuk dia sangat baik dan tidak mungkin terjadi yang demikian kecuali bagi seorang mukmin:jika mendapat nikmat ia bersyukur, maka syukurnya itu lebih baik baginya dan jikalau menderita kesusahan ia bersabar dan sabar itu lebih baik baginya”. (H.R Muslim)

Berhenti bukanlah jawaban dari semua usaha yang dilakukan. Yang dibutuhkan adalah pemahaman baru yang akan membantu  menjalani proses pencapaian kesuksesan.

Apa yang menyebabkan seseorang tidak bisa mencapai apa yang mereka inginkan meskipun telah melakukan upaya yang dibutuhkan untuk sukses?

Satu hal yang pasti adalah sikap tergesa-gesa atauketidaksabaran yang mereka tidak sadari. Mereka terlalu berharap untuk melihathasil nyata dari usaha mereka. Mereka tidak tahu bahwa segala sesuatunyamembutuhkan proses. (Hana NJ)