Home / Seputar Depok / Wakil Wali Kota Lepas 137 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban Depok

Wakil Wali Kota Lepas 137 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban Depok

(Foto: Bima/Diskominfo)

DEPOK – Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna melepas 137 petugas pemeriksa hewan kurban Kota Depok. Ke-137 orang tersebut antara lain, 35 petugas Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok, 85 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB) dan 17 dokter hewan dari Kementerian Pertanian (Kementan).

“Petugas inilah yang akan membantu para DKM dan lokasi titik pemotongan lainnya untuk melakukan pemeriksaan, sebelum maupun sesudah dilakukan pemotongan hewan. Lurah dan camat juga kami imbau untuk mendampingi petugas di lapangan,” ujar Pradi Supriatna, usai kegiatan apel pagi yang dirangkai dengan pelepasan petugas pemeriksa hewan kurban di Lapangan Balaikota, Senin (28/08/17).

Dirinya juga berpesan, hewan kurban harus dipilih dan disembelih sesuai dengan syariat Islam, karena hal tersebut untuk kepentingan umat yang merayakan hari besar keagamaan.

“Penting sekali untuk memilih dan menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam, karena nanti dagingnya pun akan dikonsumsi masyarakat luas. Jadi hal ini betul-betul harus diperhatikan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DKPPP Kota Depok, Farah Mulyati mengatakan, pada H-1 Iduladha akan dilakukan pemeriksaan lapak oleh petugas dinas, dilanjut hari-H pemeriksaan antemortem oleh petugas dinas. Sedangkan dosen pendamping dan mahasiswa FKH IPB akan melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem pada H+1. Rencananya hingga H+3 petugas dinas masih terus melakukan pemeriksaan.

“Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti hewan kurban harus memenuhi persyaratan syariat Islam. Jika tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka harus dikembalikan atau disarankan tidak dijual untuk keperluan hewan kurban,” jelas Farah.

Dirinya berharap, petugas pelaksana pemotongan hewan kurban di setiap lokasi, mampu memperhatikan kebersihan dan kehigienisan sanitasi kandang, agar meminimalisir tersebarnya penyakit dari hewan ke manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *